Horrraaaaayyyyy, hari ini melanjutkan acara jalan2 yang kemarin terputus karena hujan. Masih di Taman Mini, karena banyak banget tempat yang bisa dikunjungi.





Dari rumah adat perjalanan dilanjutkan ke Museum Komodo, harga tiketnya 7.500.





Jadwal hari ini keliling rumah adat dan museum yang ada di Taman Mini. Hari ini kami pergi berempat ( aku, papa dan 2 ponakan), pas di pintu masuk TMII cuma dihitung 3 :D jadilah cuma bayar 37rb. Eh sekarang ada penyewaan sepeda untuk berkeliling lho, sepedanya pun bervariasi, dari mulai yang sendiri, tandem sampai model delman ( tergantung jumlah orang dan kebutuhan.
Begitu masuk kami langsung menyusuri rumah adat yang dimulai dari daerah Sumatra, perhentian pertama di Rumah adat Sumatra Barat (Padang) yang lokasinya tepat di sebelah kiri danau. Rumah adat Padang disebut juga Rumah Gadang, khas banget dengan atapnya yang meruncing di ujung dan warnanya yang menarik hati.
Begitu masuk kami langsung menyusuri rumah adat yang dimulai dari daerah Sumatra, perhentian pertama di Rumah adat Sumatra Barat (Padang) yang lokasinya tepat di sebelah kiri danau. Rumah adat Padang disebut juga Rumah Gadang, khas banget dengan atapnya yang meruncing di ujung dan warnanya yang menarik hati.
Ini dia foto di depan Rumah Gadang

Dari rumah gadang kami melanjutkan ke rumah adat daerah Kalimantan, unik dan bagus2 semua sayangnya kurang terawat dan tidak ada guide yang bisa ditanya tentang adat dan budaya daerah tersebut :(
Puas melihat rumah adat di sisi kiri danau kami melanjutkan ke area belakang TMII, pilihan jatuh ke PP IPTEK, karena ponakanku penasaran banget pengen lihat. Tiket masuk 16.500, sebenarnya harga tiket tersebut tidak masalah kalau semua peralatan masih bisa berfungsi dengan baik dan ada guide untuk menerangkan fungsi2nya. Tapi kami hanya berjalan sendiri dan mencoba alat2 yang beberapa tidak bisa digunakan :( justru saat terakhir dekat pintu keluar ada anak (ibunya berjualan di kantin pp iptek) yang sudah biasa dan tahu menggunakan alat2 tersebut dan mendemonstrasikan pada kami.
Sedikit kecewa, mudah2an kalau yang datang rombongan anak sekolah ada pemandu yang mengiringi sehingga perjalanan tidak sia2. Sayang sekali fasilitas yang sangat bagus untuk pendidikan anak2 tidak dimaksimalkan.
Sedikit kecewa, mudah2an kalau yang datang rombongan anak sekolah ada pemandu yang mengiringi sehingga perjalanan tidak sia2. Sayang sekali fasilitas yang sangat bagus untuk pendidikan anak2 tidak dimaksimalkan.
Yang ini foto di PP IPTEK

Dari PP Iptek kami melanjutkan perjalanan ke Masjid Diponegoro untuk shalat. Setelah shalat kami beranjak untuk makan siang di tepi danau :D, bekal makan yang nikmat dan pemandangan yang indah jadi teman siang itu. Setelah makan siang dan menikmati ice cream yang yummy :) kami jalan ke rumah adat Bali dan Jawa karena terletak di sisi kanan danau.
Alhamdulillah, makan siang nikmat dan pemandangan indah :)

Hehehehe ga nyangka dalam sehari bisa keliling ke berbagai daerah, kami pun membuat dokumentasi di setiap rumah adat. Sampai ke Bali dan Prambanan lho :D
Ga perlu jauh2 ke Yogya untuk liat Prambanan

Tuh kan udah sampe Bali :D

Dari rumah adat perjalanan dilanjutkan ke Museum Komodo, harga tiketnya 7.500.
Wooooo ular, buaya dan komodonya terlihat mengancam lho, untung mereka dikurung. Tapi kami dapat kesempatan untuk foto langsung dengan komodo dan ular, rada takut sih tapi kapan lagi dapat kesempatan bagus.
Faya hebat deh berani pegang ularnya

Dagdigdug foto langsung sama komodo

Waaaa seru banget pengalaman kami di museum komodo. Dan disana ada semua reptil lain seperti iguana, kadal, kura2 pun ada. Bahkan di museum dalam ruangan terdapat hewan2 yang sudah mati dan dikeringkan, dibuat seperti di alamnya.
Jadwal terakhir hari ini menonton di Keong Mas, tapi masih ada tempat yang ingin kami kunjungi dan kebetulan letaknya dekat dengan keong mas. Sambil menunggu pertunjukan terakhir mulai kami pun sempatkan ke Museum Istiqlal dan Bayt Al Qur'an.
Subhanallah.........bagus banget isi museum Istiqlal, banyak sekali kaligrafi dan maket mesjid2 ternama. Ada kaligrafi berbentuk gitar dan mobil juga batu. Di Bayt Al Qur'an pun tidak jauh berbeda, ada Qur'an terkecil dan terbesar, juga koleksi Qur'an dari berbagai masa dan berbagai daerah. Senangnya bisa mengunjungi tempat ini.
Ini maket Tajmahal yang terkenal

Nah ini Al Qur'an terkecil, liat ukurannya

Ini keterangan detil asal dan ukurannya

Puas deh bisa melihat Bayt Qur'an dan museum Istiqlal ini. Kami pun langsung menuju keong mas karena pertunjukan akan segera dimulai. Setelah Africa The Serengeti selesai kami pun beranjak ke pintu keluar. Aaaahhhh capek deh, tapi puas banget. Senengnya jalan2 dan dapet pengetahuan baru.
Ayo jalan2 sambil belajar :)
Comments
Post a Comment